Blog

Inspirasi Ramadan : Perencanaan Keuangan Syariah Keluarga I Dr. Laily Dwi Arsyianti, S.E., M.Sc. (Head of CIBEST IPB)

Snapinsta.app_483958883_18398269480096210_7011176365231057112_n_1080

Inspirasi Ramadan : Perencanaan Keuangan Syariah Keluarga I Dr. Laily Dwi Arsyianti, S.E., M.Sc. (Head of CIBEST IPB)

Manajemen Keuangan dalam Pandangan Barat dan Islam
Dr. Laily membahas lima jenis manajemen keuangan dalam sebuah keluarga, seperti ilmu psikologis Barat. Ini adalah perempuan yang sistem, laki-laki yang sistem, sistem rumah tangga, sistem pooling, dan sistem independen. Dalam pandangan Islam, pembagian properti didasarkan pada Quran Annisa huruf sebelas dan dua belas, membedakan antara properti suami dan istri. Manajemen keuangan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengelola keuangan dengan bijak dan strategis.

Manajemen Keuangan di Rumah Tangga
Dr. Laily membahas konsep manajemen keuangan dalam rumah tangga, menekankan pentingnya pemahaman dan perencanaan untuk keputusan keuangan. Dia menyoroti kebutuhan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, dan pentingnya penganggaran dan tabungan. Laily juga menyentuh topik literasi keuangan, mencatat bahwa umumnya lebih rendah di Indonesia daripada di negara lain. Dia menyimpulkan dengan membahas pentingnya perencanaan masa depan, termasuk tabungan darurat dan investasi untuk masa depan.

Orientasi Ekonomi dan Manajemen Keuangan Islam
Dr. Laily membahas empat jenis orientasi ekonomi: manusia ekonomi, manusia ekonomi konvensional, manusia ekonomi estetika, dan manusia ekonomi avatetik. Dia menekankan pentingnya mempertimbangkan kesejahteraan karyawan dan tanggung jawab terhadap masyarakat. Laily juga membahas lima lingkup manajemen keuangan Islam: penciptaan kekayaan, generasi kekayaan, distribusi kekayaan, pelestarian kekayaan, dan perlindungan kekayaan. Dia menyoroti pentingnya menginvestasikan uang di lembaga keuangan resmi dan menggunakannya untuk manfaat jangka panjang seperti pendidikan dan pensiun.

Sustenance in Islam: Tujuh Jenis
Dr. Laily membahas konsep rezeki dalam Islam, menekankan bahwa itu dijamin oleh Tuhan. Dia menguraikan tujuh jenis rezeki: rasa syukur, berjuang, keluarga, amal, pernikahan, pertobatan, dan sumber yang tidak terduga. Laily mendorong peserta untuk tidak takut aspek-aspek ini, karena mereka adalah bagian dari rencana Allah untuk rezeki. Dia juga menyoroti pentingnya rasa syukur dan berjuang dalam menerima rezeki.

Giving dalam Islam: Infaq, Zakat, Wakaf
Dr. Laily membahas konsep sedekah dan pentingnya dalam Islam. Dia menjelaskan perbedaan antara infaq, yang melibatkan pengeluaran untuk kepentingan orang lain, dan zakat, yang merupakan bentuk wajib sedekah. Laily juga menyebutkan konsep wakaf, yang merupakan bentuk sedekah yang berlanjut bahkan setelah kematian. Dia menekankan pentingnya tidak mengumpulkan utang dan kebutuhan untuk mempertimbangkan dampak tindakan seseorang terhadap orang lain.

Strategi Manajemen Utang dan Investasi
Laily membahas konsep utang dan manajemennya, menekankan bahwa itu harus menjadi pilihan terakhir dan tidak melibatkan riba. Dia juga menguraikan rasio utang-ke-pendapatan maksimum dan pentingnya melunasi utang. Laily kemudian pindah untuk membahas opsi investasi, termasuk usaha bisnis sektor nyata, instrumen saham, dan instrumen tabungan. Dia juga menjelaskan konsep dana darurat, dana pendidikan, dan dana pensiun, menyoroti manfaat mereka untuk kesejahteraan pribadi, keluarga, dan lingkungan.

Menyeimbangkan Konsumsi dan Alokasi Investasi
Laily membahas pentingnya mengukur konsumsi dan tidak berlebihan, menunjukkan bahwa kelebihan dapat dibagi dengan tetangga atau ketika memasak tidak banyak. Dia juga menyebutkan perlunya tabungan dan alokasi dana untuk kebutuhan sehari-hari, gaya hidup, amal, dan investasi. Laily menekankan pentingnya perspektif dalam menentukan keseimbangan yang tepat antara konsumsi dan investasi, menunjukkan bahwa alokasi dapat berubah dari waktu ke waktu.

Ekonomi Islam dan Diskusi Zakat
Dalam pertemuan tersebut, MC_Wahyu dan Laily Dwi Arsyianti membahas ekonomi Islam dan manfaatnya. Arfan.pendidik nusa mengangkat pertanyaan tentang investasi dan kemudahan berinvestasi di berbagai aset seperti emas atau bitcoin. Laily Dwi Arsyianti menanggapi dengan menjelaskan konsep nisab zakat dan komposisi tiga rekening untuk pendapatan gaji. Dia juga mengklarifikasi proses zakat untuk deposito dan sukuk. Yudiwanti Wahyu bertanya tentang keadilan zakat untuk deposito dan sukuk, yang Laily Dwi Arsyianti menjelaskan bahwa zakat hanya berlaku ketika dana cair. Percakapan berakhir tanpa pertanyaan terbuka atau langkah selanjutnya.

YouTube player