Blog

𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗸 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗮𝗻 𝟭𝟰𝟰𝟲𝗛 “𝘓𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘰𝘧 𝘒𝘯𝘰𝘸𝘭𝘦𝘥𝘨𝘦” : Domba penghasil daging kualitas “wagyu”

Snapinsta.app_481881688_18396287653096210_3034607323161687446_n_1080

𝗦𝗲𝗺𝗮𝗿𝗮𝗸 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗮𝗻 𝟭𝟰𝟰𝟲𝗛 “𝘓𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘰𝘧 𝘒𝘯𝘰𝘸𝘭𝘦𝘥𝘨𝘦” : Domba penghasil daging kualitas “wagyu”

Program Makanan Bergizi Gratis Indonesia
Asep Gunawan membahas peningkatan populasi Indonesia dan tujuan negara untuk meningkatkan tingkat gizi untuk generasi berikutnya. Dia menyebutkan program makanan bergizi gratis yang diusulkan pemerintah dan potensi peningkatan konsumsi protein hewani. Asep merujuk kepada ayat-ayat dari Al-Qur’an yang mendukung penggunaan sumber daya genetik lokal untuk produksi ternak. Dia juga menyoroti manfaat menggunakan hewan-hewan ini, seperti transportasi dan tenaga kerja, dan kesempatan untuk perbaikan genetik melalui pembiakan selektif dan teknologi reproduksi. Asep menekankan pentingnya pemeliharaan dan manajemen yang tepat dalam mencapai manfaat yang lebih baik dari sumber daya ini.

Sapi Wagyu Bernilai Tinggi dan Berkualitas
Asep Gunawan membahas nilai tinggi sapi Wagyu di Jepang, menjelaskan bahwa kualitas daging mereka adalah alasan untuk harga mahal mereka. Dia membandingkan sapi Wagyu dengan sapi lokal Bali, menyoroti bahwa sapi Wagyu memiliki kualitas marbling yang lebih tinggi, yang membuat mereka lebih mahal. Asep juga menjelaskan bahwa jenis Wagyu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas daging, dan sebelumnya digunakan untuk pekerjaan sebelum digunakan untuk produksi daging. Dia menyimpulkan dengan mencatat bahwa daging Wagyu kelas tertinggi, kelas 12, bernilai hingga 500.000 Rupiah per kilo, sehingga secara signifikan lebih mahal daripada sapi lokal.

Inovasi Pertanian Domba untuk Indonesia
Asep Gunawan membahas potensi peternakan domba untuk mendukung produksi daging nasional di Indonesia. Dia menyoroti keuntungan domba, termasuk reproduksi cepat mereka, banyak keturunan, dan kemudahan manajemen. Gunawan menekankan perlunya meningkatkan praktik pemuliaan dan kualitas genetika untuk menghasilkan domba yang lebih sehat dengan kandungan gizi yang lebih baik, termasuk kolesterol rendah dan asam lemak tak jenuh tinggi. Dia juga menyebutkan upaya penelitian yang sedang berlangsung untuk mengembangkan penanda genetik untuk sifat-sifat yang diinginkan dan rencana untuk menyebarkan inovasi ini di lapangan.

Meningkatkan Kualitas Daging Domba di Indonesia
Asep Gunawan membahas sebuah proyek untuk meningkatkan kualitas daging domba di Indonesia. Tim telah mengembangkan penanda genetik untuk kualitas daging premium dan memvalidasinya di 2.017 domba dari berbagai daerah. Sekitar 74% dari domba yang disampel memiliki potensi kualitas daging premium. Proyek ini telah mendirikan tujuh pusat pembiakan di seluruh Indonesia untuk mengembangkan dan menyebarkan strain domba berkualitas tinggi. Mereka menerapkan pemuliaan selektif menggunakan tes darah dan mengembangkan tes swab deteksi cepat. Tim ini juga bekerja untuk menciptakan strain hibrida baru yang menggabungkan sifat-sifat yang diinginkan seperti berat lahir yang lebih tinggi dan beberapa keturunan per kelahiran.

Pengembangan Sosis Probiotik dan Domba Premium
Asep Gunawan membahas pengembangan sosis fermentasi dengan probiotik, yang telah diterima dengan baik di Uzbekistan, Spanyol, dan Turki. Produk ini memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan opsi non-premium, menjadikannya pilihan yang lebih sehat. Metode baru untuk mengidentifikasi domba premium telah diluncurkan, yang dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk pengujian dari lima hingga satu jam. Kolaborasi potensial untuk kesempatan pelatihan dan investasi juga disebutkan.

Potensi Pemuliaan Domba dan Sertifikasi
Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab diikuti dengan pernyataan penutup. Taufik dari Desa Karangpari menanyakan apakah domba lokal dapat dikembangkan menjadi domba premium. Asep Gunawan menanggapi bahwa domba lokal memiliki potensi, dengan sekitar 70% domba di seluruh Indonesia memenuhi syarat sebagai kualitas premium. Dia menawarkan untuk menguji dan mengklasifikasikan domba di Brebes untuk mengidentifikasi yang terbaik untuk berkembang biak. Sony memberikan sertifikat penghargaan kepada Asep untuk presentasinya. MC, Muhammad Syafiq, menutup pertemuan dengan terima kasih kepada pembicara dan meminta maaf atas keterbatasan atau kesalahan.

YouTube player